Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 April 2026

Renungan Harian Hari Ini 10 April 2026, Bacaan Injil Yohanes 21:1-14 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 4:1-12; Mazmur: 118:1-2.4.22-24.25-27a; OKTAF PASKAH (P);

Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki.
 
Orang-orang itu sangat marah karena mereka mengajar orang banyak dan memberitakan, bahwa dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati.
 
Mereka ditangkap dan diserahkan ke dalam tahanan sampai keesokan harinya, karena hari telah malam.
 
Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki.
 
Pada keesokan harinya pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem
 
dengan Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar.

BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 April 2026

Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu dan mulai diperiksa dengan pertanyaan ini: “Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu bertindak demikian itu?”
 
Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus: “Hai pemimpin-pemimpin umat dan tua-tua,
 
jika kami sekarang harus diperiksa karena suatu kebajikan kepada seorang sakit dan harus menerangkan dengan kuasa manakah orang itu disembuhkan,
 
maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati — bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.
 
Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan — yaitu kamu sendiri –, namun ia telah menjadi batu penjuru.
 
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

.

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
 
Biarlah Israel berkata: “Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!”
 
Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata: “Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!”

Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru.
 
Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
 
Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!

Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan! Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran!
 
Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN! Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN.
 
TUHANlah Allah, Dia menerangi kita. Ikatkanlah korban hari raya itu dengan tali, pada tanduk-tanduk mezbah.

.

Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
 
Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
 
Kata Simon Petrus kepada mereka: “Aku pergi menangkap ikan.” Kata mereka kepadanya: “Kami pergi juga dengan engkau.” Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
 
Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
 
Kata Yesus kepada mereka: “Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?” Jawab mereka: “Tidak ada.”
 
Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
 
Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 10 April 2026

Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.
 
Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.
 
Kata Yesus kepada mereka: “Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu.”
 
Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.
 
Kata Yesus kepada mereka: “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: “Siapakah Engkau?” Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan.
 
Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu.
 
Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.

.

Petrus melihat orang banyak itu lalu berkata: “Hai orang Israel, mengapa kamu heran tentang kejadian itu dan mengapa kamu menatap kami seolah-olah kami membuat orang ini berjalan karena kuasa atau kesalehan kami sendiri?
 
Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya, yaitu Yesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus, walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia harus dilepaskan.
 
Tetapi kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu.
 
Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi.
 
Juga karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.
 
Hai saudara-saudara, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpin kamu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 April 2026

Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita.
 
Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,
 
agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.
 
Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.
 
Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.
 
Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita.

BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 10 April 2026

Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini.
 
Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati.
 
Dan bagi kamulah pertama-tama Allah membangkitkan Hamba-Nya dan mengutus-Nya kepada kamu, supaya Ia memberkati kamu dengan memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu.”

Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki.
 
Orang-orang itu sangat marah karena mereka mengajar orang banyak dan memberitakan, bahwa dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati.
 
Mereka ditangkap dan diserahkan ke dalam tahanan sampai keesokan harinya, karena hari telah malam.
 
Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki.

.

renungan harian hari ini

Salah satu ketakutan manusia adalah ditinggalkan atau kehilangan orang yang dicintai. Sebab ditinggalkan atau kehilangan orang yang dicintai bisa memunculkan kehilangan orientasi atau arah hidup.

Para murid Yesus, dalam Injil hari ini, juga mengalami takut dan kemudian kehilangan tujuan hidup ketika ditinggalkan oleh Yesus. Namun, kebangkitan dan perjumpaan kembali dengan Yesus memulihkan semangat hidup mereka.

Di Danau Tiberias, Yesus mengingatkan kembali para murid tentang arah jala untuk menangkap ikan, mengingatkan kembali tentang panggilan menjadi penjala manusia.

Krisis zaman ini, yang menghadirkan kesepian, kebingungan, ketidakpastian semoga tidak melunturkan keyakinan kita akan kehadiran Yesus dalam hidup kita. Dalam hidup dan perutusan sehari-hari, Yesus menunjukkan arah yang benar, mendekatkan diri kita kepada-Nya dan melakukan kebaikan-kebaikan kecil kepada sesama.

.

Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, di penghujung refleksi ini, mari kita menenangkan hati dan menyadari bahwa kita tidak pernah benar-benar sendiri. Dalam setiap rasa kehilangan dan kebingungan, Tuhan tetap hadir menuntun arah hidup kita. Semoga kita berani mempercayakan langkah kepada-Nya dan menemukan kembali tujuan yang memberi harapan.

Ya Yesus, di saat hati kami diliputi rasa sepi dan kehilangan arah, hadirlah sebagai terang yang menuntun langkah kami. Arahkanlah hidup kami agar tidak terombang-ambing oleh keadaan, tetapi tetap teguh dalam panggilan untuk mengasihi dan melayani dengan setia.

Dalam kebingungan dan ketidakpastian yang kami alami, teguhkanlah hati kami agar tidak kehilangan harapan. Bukakanlah mata batin kami untuk melihat jalan yang benar, serta memberi kami keberanian untuk melangkah meskipun belum memahami sepenuhnya rencana-Mu.

Dampingilah perjalanan umat-Mu agar selalu peka terhadap tuntunan-Mu dalam kehidupan sehari-hari. Jadikanlah kami pribadi yang setia melakukan kebaikan-kebaikan kecil, sehingga hidup kami menjadi sarana kehadiran kasih yang menguatkan dan membawa pengharapan bagi sesama. Amin.

.

Tuhan, bimbinglah kami agar selalu dekat dengan-Mu dan jadikan kami penyalur kebaikan-Mu agar semakin banyak orang merasakan kasih-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 April 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here
Prove your humanity: 8   +   2   =