Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2026, Bacaan Injil Matius 5:17-19 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: UI. 4:1.5-9; Mazmur: 147:12-13.15-16.19-20; PEKAN III PRAPASKAH (U); St.Eulogius dan Leokrita; St.Sofronius dari hukum Taurat;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2026
“Maka sekarang, hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu.
Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu, seperti yang diperintahkan kepadaku oleh TUHAN, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya.
Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi.
Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti TUHAN, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya?
Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?
Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu,
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2026
Megahkanlah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion!
Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anakmu di antaramu.
Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari.
Ia menurunkan salju seperti bulu domba dan menghamburkan embun beku seperti abu.
Dan Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan-ketetapan-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.
Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal. Haleluya!
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2026
“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2026
Sesudah itu Musa mengambil kemah dan membentangkannya di luar perkemahan, jauh dari perkemahan, dan menamainya Kemah Pertemuan. Setiap orang yang mencari TUHAN, keluarlah ia pergi ke Kemah Pertemuan yang di luar perkemahan.
Apabila Musa keluar pergi ke kemah itu, bangunlah seluruh bangsa itu dan berdirilah mereka, masing-masing di pintu kemahnya, dan mereka mengikuti Musa dengan matanya, sampai ia masuk ke dalam kemah.
Apabila Musa masuk ke dalam kemah itu, turunlah tiang awan dan berhenti di pintu kemah dan berbicaralah TUHAN dengan Musa di sana.
Setelah seluruh bangsa itu melihat, bahwa tiang awan berhenti di pintu kemah, maka mereka bangun dan sujud menyembah, masing-masing di pintu kemahnya.
Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu.
Akan tetapi jawabnya: “Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku.”
Tetapi firman-Nya: “Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama TUHAN di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani.”
Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2026
Berfirmanlah TUHAN: “Ada suatu tempat dekat-Ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung batu;
apabila kemuliaan-Ku lewat, maka Aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan Aku akan menudungi engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat.
Kemudian Aku akan menarik tangan-Ku dan engkau akan melihat belakang-Ku, tetapi wajah-Ku tidak akan kelihatan.”
Turunlah TUHAN dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama TUHAN.
Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,
yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.”
Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah
serta berkata: “Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami; ambillah kami menjadi milik-Mu.”
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 11 Maret 2026
Ketika Musa turun dari gunung Sinai — kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu — tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN.
Ketika Harun dan segala orang Israel melihat Musa, tampak kulit mukanya bercahaya, maka takutlah mereka mendekati dia.
Tetapi Musa memanggil mereka, maka Harun dan segala pemimpin jemaah itu berbalik kepadanya dan Musa berbicara kepada mereka.
Sesudah itu mendekatlah segala orang Israel, lalu disampaikannyalah kepada mereka segala perintah yang diucapkan TUHAN kepadanya di atas gunung Sinai.
Setelah Musa selesai berbicara dengan mereka, diselubunginyalah mukanya.
Tetapi apabila Musa masuk menghadap TUHAN untuk berbicara dengan Dia, ditanggalkannyalah selubung itu sampai ia keluar; dan apabila ia keluar dikatakannyalah kepada orang Israel apa yang diperintahkan kepadanya.
Apabila orang Israel melihat muka Musa, bahwa kulit muka Musa bercahaya, maka Musa menyelubungi mukanya kembali sampai ia masuk menghadap untuk berbicara dengan TUHAN.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2026
Ketika Yesus berkata, “Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya”, la tidak bermaksud menghapus aturan-aturan yang telah ada, melainkan membawa hukum itu kepada kepenuhannya.
Yesus menunjukkan bahwa inti dari hukum Taurat bukanlah ritual atau ketaatan harafiah, melainkan kasih yang hidup dan berdampak. la menantang legalisme yang kaku dan menekankan bahwa hukum ada untuk manusia, bukan manusia untuk hukum.
Dengan mengampuni, menyembuhkan pada hari Sabat, dan menyentuh orang yang dijauhi masyarakat, Yesus tidak melanggar hukum, tetapi menghidupinya dalam belas kasih dan keadilan yang nyata.
Dia mengembalikan wajah hukum Taurat kepada tujuannya semula, yaitu membawa manusia kepada hidup yang benar, penuh kasih, dan membebaskan.
Semoga ketaatan kita pada hukum dan aturan agama lahir karena kerinduan mengasihi seperti Kristus. Sebab dalam Yesus, hukum bukanlah beban, melainkan undangan untuk hidup dalam kebebasan yang bertanggung jawab, mengasihi Allah dan sesama dengan segenap hati.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 11 Maret 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang terbuka pada sabda Tuhan. Hukum Tuhan bukanlah beban yang menekan, melainkan jalan yang menuntun kita pada kasih yang sejati. Semoga iman kita tidak berhenti pada aturan, tetapi bertumbuh menjadi kasih yang hidup dalam setiap tindakan.
Ya Yesus, melalui hidup dan ajaran-Mu, kami belajar bahwa hukum Tuhan menemukan kepenuhannya dalam kasih. Bimbinglah hati kami agar tidak terjebak dalam sikap kaku atau hanya berpegang pada aturan lahiriah. Bentuklah kami menjadi pribadi yang setia menghidupi kebenaran dengan belas kasih.
Ajarlah kami memandang hukum-Mu sebagai jalan kehidupan yang membawa damai dan keadilan. Jauhkan kami dari kesombongan rohani yang merasa paling benar. Tumbuhkan kerendahan hati agar setiap perintah-Mu kami jalani dengan hati yang tulus dan penuh cinta kepada sesama.
Kuatkan langkah kami untuk menghadirkan kasih dalam kehidupan sehari-hari. Semoga melalui tindakan sederhana, kami dapat menjadi saksi bahwa hukum-Mu membawa kebebasan dan kehidupan. Jadikanlah hidup kami cermin kasih yang memulihkan dan menumbuhkan harapan bagi dunia. Amin.
.
Ya Tuhan, semoga kami taat dan patuh seperti Engkau, mengasihi Allah dan sesama dengan setulus hati. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 10 Maret 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





