Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Februari 2026

Renungan Harian Hari Ini 17 Februari 2026, Bacaan Injil Markus 8:14-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yak. 1:12-18; Mazmur: 94:12-13a.14-15.18-19; R:12a; PEKAN BIASA VI (H); St.Theodulus; St.Bonfilio; St.Silvinus; St.Nisephorus;

Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun.

Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!

Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.

.

Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu,

untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka, sampai digali lobang untuk orang fasik.

Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya;

sebab hukum akan kembali kepada keadilan, dan akan diikuti oleh semua orang yang tulus hati.

Ketika aku berpikir: “Kakiku goyang,” maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.

Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.

.

Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.

Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”

Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti.”

Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?

Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,

pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Dua belas bakul.”

“Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Tujuh bakul.”

Lalu kata-Nya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti?”

.

Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.

Kamu tahu juga petunjuk-petunjuk mana yang telah kami berikan kepadamu atas nama Tuhan Yesus.

Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,

supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan,

bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah,

dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya. Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini, seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu.

Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.

Karena itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.

Tentang kasih persaudaraan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Februari 2026

Hal itu kamu lakukan juga terhadap semua saudara di seluruh wilayah Makedonia. Tetapi kami menasihati kamu, saudara-saudara, supaya kamu lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya.

Dan anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan, seperti yang telah kami pesankan kepadamu,

sehingga kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka.

Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.

Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.

Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.

Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;

sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.

.

renungan harian hari ini

Yakobus dalam bacaan pertama menegaskan bahwa Tuhan tidak pernah mencobai manusia dengan kejahatan. Justru la memberi kekuatan kepada siapa pun yang bertahan dalam pencobaan.

Semua yang baik berasal dari Allah, Sang Bapa yang setia, yang tidak berubah seperti bayangan yang bergeser (bdk. Yak. 1:12-18). Dalam dunia yang cepat berubah, kebaikan Tuhan tetap teguh menjadi dasar harapan dan kekuatan kita.

Yesus dalam bacaan Injil menegur murid-murid yang khawatir karena lupa membawa roti. la mengingatkan mereka akan mukjizat penggandaan roti yang telah mereka alami. Ketakutan mereka bukan karena kekurangan roti, melainkan karena kurang percaya (bdk. Mrk. 8:14-21).

Hati yang mudah lupa akan karya Tuhan sering kali membuat kita panik menghadapi kesulitan. Padahal Tuhan telah berulang kali menunjukkan bahwa la setia dan cukup bagi kita.

Bacaan-bacaan hari ini mengajak kita untuk tidak cepat goyah oleh kekhawatiran. Di tengah pencobaan hidup, kita diajak untuk tetap percaya bahwa Tuhan adalah sumber segala yang baik, dan la tidak pernah meninggalkan kita.

Yang dibutuhkan bukan hanya mata jasmani yang melihat, melainkan juga hati yang percaya dan bersyukur atas kebaikan Tuhan setiap hari.

.

Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang tenang dan penuh syukur. Sabda hari ini mengajak kita mengingat kembali kebaikan Tuhan yang setia menyertai. Dalam keheningan, mari kita menyerahkan rasa cemas dan kekhawatiran, agar iman diteguhkan dan hati dilatih untuk percaya dalam setiap keadaan.

Ya Bapa, segala yang baik bersumber dari kasih-Mu yang tak berubah. Kuatkan kami saat menghadapi pencobaan, agar tidak terjebak pada kecurigaan atau keputusasaan. Tumbuhkan ketekunan yang memurnikan iman, sehingga hidup kami berakar pada syukur dan harapan yang kokoh.

Peringatan dari-Mu kepada para murid menyadarkan kami akan hati yang mudah lupa pada karya kasih Allah. Singkirkan ketakutan yang lahir dari kurang percaya. Ajarilah kami mengenang penyertaan-Mu di masa lalu, agar langkah hari ini dijalani dengan iman yang berani dan tenang.

Di tengah dunia yang berubah cepat dan penuh kecemasan, anugerahkan hati yang percaya dan bersyukur. Bukalah mata batin untuk melihat kebaikan-Mu setiap hari. Semoga hidup kami menjadi kesaksian bahwa kasih-Mu cukup dan setia menyertai sepanjang perjalanan. Amin.

.

Ya Tuhan, ajarilah kami untuk selalu mengingat kebaikan-Mu dan percaya bahwa Engkaulah sumber hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 16 Februari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

2 KOMENTAR

  1. ya tuhan permudahkan lah segala urusan dan rumah tangga ku. di tengah cobaan yg ku alami saat ini dengan lelah aku membutuhkan ukuran tangan mu tuhan agar bisa dekat dengan mu. amin….

    • Kami doakan agar bapak Ridwan segera mendapatkan jalan keluar terbaik untuk kondisi yang sedang dihadapi saat ini, Amin. 🙏
      “Mat 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here
Prove your humanity: 7   +   8   =