Renungan Harian Hari Ini 21 Februari 2026, Bacaan Injil Lukas 5:27-32 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Yes. 58:9b-14; Mazmur: 86:1-2.3-4.5-6; R:11a; HARI SABTU SESUDAH RABU ABU (U); Sta.Irene; St.Petrus Damianus, UskPujG;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Februari 2026
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,
apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.
Dan engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni”.
Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; dan apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan”, dan hari kudus TUHAN “hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,
maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut TUHANlah yang mengatakannya.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Februari 2026
Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku, sebab sengsara dan miskin aku.
Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi, selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu.
Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.
Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.
Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.
Pasanglah telinga kepada doaku, ya TUHAN, dan perhatikanlah suara permohonanku.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 21 Februari 2026
Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!”
Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia.
Dan Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya dan sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama-sama dengan Dia.
Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: “Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”
Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Februari 2026
Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.
Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.
Musa berkata: “Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?”
Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: “Musa, Musa!” dan ia menjawab: “Ya, Allah.”
Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.”
Lagi Ia berfirman: “Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.” Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
Dan TUHAN berfirman: “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Februari 2026
Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.
Sekarang seruan orang Israel telah sampai kepada-Ku; juga telah Kulihat, betapa kerasnya orang Mesir menindas mereka.
Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir.”
Tetapi Musa berkata kepada Allah: “Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?”
Lalu firman-Nya: “Bukankah Aku akan menyertai engkau? Inilah tanda bagimu, bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila engkau telah membawa bangsa itu keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini.”
Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? — apakah yang harus kujawab kepada mereka?”
Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 21 Februari 2026
Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.
Pergilah, kumpulkanlah para tua-tua Israel dan katakanlah kepada mereka: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, telah menampakkan diri kepadaku, serta berfirman: Aku sudah mengindahkan kamu, juga apa yang dilakukan kepadamu di Mesir.
Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir menuju ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.
Dan bilamana mereka mendengarkan perkataanmu, maka engkau harus beserta para tua-tua Israel pergi kepada raja Mesir, dan kamu harus berkata kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah menemui kami; oleh sebab itu, izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan jauhnya untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami.
Tetapi Aku tahu, bahwa raja Mesir tidak akan membiarkan kamu pergi, kecuali dipaksa oleh tangan yang kuat.
Tetapi Aku akan mengacungkan tangan-Ku dan memukul Mesir dengan segala perbuatan yang ajaib, yang akan Kulakukan di tengah-tengahnya; sesudah itu ia akan membiarkan kamu pergi.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Februari 2026
Nabi Yesaya menyampaikan janji Tuhan yang indah: jika kita berhenti menindas sesama, tidak lagi menyalahkan orang lain atau berkata jahat, maka terang Tuhan akan menerangi hidup kita (bdk. Yes. 58:9b-14).
Pertobatan sejati tidak hanya soal hubungan pribadi dengan Tuhan, tetapi juga nyata dalam sikap terhadap orang lain. Kita dipanggil untuk menjadi pribadi yang membangun, bukan meruntuhkan; menyembuhkan, bukan melukai.
Injil hari ini menampilkan Yesus yang menanggil Lewi, seorang pemungut cukai, untuk menjadi murid-Nya (Luk. 5:27-32). Yesus melihat lebih dalam daripada sekadar reputasi atau masa lalu seseorang. la melihat hati yang mau berubah.
Tanggapan Lewi luar biasa: la meninggalkan segalanya dan mengikuti Yesus. Ini menjadi undangan bagi kita juga – untuk bangkit dari kebiasaan lama, meninggalkan sikap egois, dan membuka hati pada kehidupan yang baru bersama Kristus.
Pertobatan yang sejati bukan hanya menjauh dari dosa, melainkan juga bergerak menuju kasih, kebaikan, dan keadilan. Dunia butuh lebih banyak “Lewi” baru, yaitu orang-orang yang bersedia diubah Tuhan dan turut membangun masyarakat yang lebih jujur, adil, dan peduli.
Saat kita membuka hati, Tuhan tak hanya memulihkan kita, tetapi juga mengutus kita menjadi terang bagi sesama.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 21 Februari 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang siap diubah dan dibarui. Sabda hari ini mengajak kita berani meninggalkan sikap lama yang melukai, dan melangkah menuju hidup yang membangun. Dalam keheningan, mari kita membuka diri agar terang Tuhan sungguh bekerja dalam relasi dan pilihan hidup.
Ya Bapa, janji terang yang menerangi hidup kami menguatkan langkah untuk bertobat dengan sungguh. Jauhkan hati dari sikap menindas, menyalahkan, dan berkata jahat. Tumbuhkan kerinduan untuk membangun, menyembuhkan, dan menghadirkan keadilan, agar hidup kami menjadi tanda kasih yang nyata.
Panggilan kepada Lewi menyingkapkan kasih-Mu yang melihat lebih dalam dari masa lalu. Bangkitkan keberanian untuk meninggalkan kebiasaan lama dan mengikuti jalan yang baru. Semoga kesediaan berubah melahirkan hidup yang jujur, peduli, dan setia berjalan bersama-Mu.
Utuslah kami menjadi terang bagi sesama setelah dipulihkan oleh rahmat-Mu. Kuatkan tekad untuk bergerak menuju kasih, kebaikan, dan keadilan. Semoga melalui hidup yang diperbarui, masyarakat semakin dibangun dalam kejujuran, kepedulian, dan pengharapan. Amin.
.
Tuhan, jadikanlah kami pribadi yang siap berubah dan menjadi saluran kasih-Mu bagi dunia. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 19 Februari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





