Renungan Harian Hari Ini 24 September 2025, Bacaan Injil Lukas 9:1-6 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Ezr. 9:5-9; Mazmur: Tob. 13:20.4.6-8; R:1b; PEKAN BIASA XXV (H); St.Gerardus dr Hungaria; St.Pasifikus; St.Vinsensius Maria Strambi;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 24 September 2025
Pada waktu korban petang bangkitlah aku dan berhenti menyiksa diriku, lalu aku berlutut dengan pakaianku dan jubahku yang koyak-koyak sambil menadahkan tanganku kepada TUHAN, Allahku,
dan kataku: “Ya Allahku, aku malu dan mendapat cela, sehingga tidak berani menengadahkan mukaku kepada-Mu, ya Allahku, karena dosa kami telah menumpuk mengatasi kepala kami dan kesalahan kami telah membubung ke langit.
Dari zaman nenek moyang kami sampai hari ini kesalahan kami besar, dan oleh karena dosa kami maka kami sekalian dengan raja-raja dan imam-imam kami diserahkan ke dalam tangan raja-raja negeri, ke dalam kuasa pedang, ke dalam penawanan dan penjarahan, dan penghinaan di depan umum, seperti yang terjadi sekarang ini.
Dan sekarang, baru saja kami alami kasih karunia dari pada TUHAN, Allah kami yang meninggalkan pada kami orang-orang yang terluput, dan memberi kami tempat menetap di tempat-Nya yang kudus, sehingga Allah kami membuat mata kami bercahaya dan memberi kami sedikit kelegaan di dalam perbudakan kami.
Karena sungguhpun kami menjadi budak, tetapi di dalam perbudakan itu kami tidak ditinggalkan Allah kami. Ia membuat kami disayangi oleh raja-raja negeri Persia, sehingga kami mendapat kelegaan untuk membangun rumah Allah kami dan menegakkan kembali reruntuhannya, dan diberi tembok pelindung di Yehuda dan di Yerusalem.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 24 September 2025
“Terpujilah Allah yang hidup selama-lamanya, dan kerajaan-Nyapun tetap untuk sekalian abad. Memang Ia menyiksa tapi juga mengasihani, Ia menurunkan ke dunia orang mati, tetapi menaikkan daripadanya juga; tiada seorangpun luput dari tangan-Nya.
Muliakanlah Dia, hai orang Israel, di hadapan sekalian bangsa, sebab kita telah dicerai-beraikan-Nya di antara mereka.
Wartakanlah kebesaran-Nya di sana, agungkanlah Dia di hadapan segala yang hidup. Sebab Dialah Tuhan kita dan Allah, Ia adalah Bapa kita untuk selama-lamanya.
Oleh karena kejahatan kita maka kita disiksa-Nya, tetapi kita dikasihani-Nya lagi dan dikumpulkan-Nya dari antara sekalian bangsa, di mana kamu terserak-serak.
Aku memuliakan Dia di tanah pembuanganku, dan kunyatakan kekuasaan serta kebesaran-Nya kepada kaum berdosa. Bertobatlah, hai orang-orang yang berdosa, dan lakukanlah apa yang benar di hadapan-Nya. Siapa tahu kalau-kalau Ia berkenan kepadamu dan menjalankan belas kasihan kepada kamu.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 24 September 2025
Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.
Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,
kata-Nya kepada mereka: “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.
Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ.
Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka.”
Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 24 September 2025
Dalam zaman Ahas bin Yotam bin Uzia, raja Yehuda, maka Rezin, raja Aram, dengan Pekah bin Remalya, raja Israel, maju ke Yerusalem untuk berperang melawan kota itu, namun mereka tidak dapat mengalahkannya.
Lalu diberitahukanlah kepada keluarga Daud: “Aram telah berkemah di wilayah Efraim,” maka hati Ahas dan hati rakyatnya gemetar ketakutan seperti pohon-pohon hutan bergoyang ditiup angin.
Berfirmanlah TUHAN kepada Yesaya: “Baiklah engkau keluar menemui Ahas, engkau dan Syear Yasyub, anakmu laki-laki, ke ujung saluran kolam atas, ke jalan raya pada Padang Tukang Penatu,
dan katakanlah kepadanya: Teguhkanlah hatimu dan tinggallah tenang, janganlah takut dan janganlah hatimu kecut karena kedua puntung kayu api yang berasap ini, yaitu kepanasan amarah Rezin dengan Aram dan anak Remalya.
Oleh karena Aram dan Efraim dengan anak Remalya telah merancang yang jahat atasmu, dengan berkata:
Marilah kita maju menyerang Yehuda dan menakut-nakutinya serta merebutnya, kemudian mengangkat anak Tabeel sebagai raja di tengah-tengahnya,
maka beginilah firman Tuhan ALLAH: Tidak akan sampai hal itu, dan tidak akan terjadi,
sebab Damsyik ialah ibu kota Aram, dan Rezin ialah kepala Damsyik. Dalam enam puluh lima tahun Efraim akan pecah, tidak menjadi bangsa lagi.
Dan Samaria ialah ibu kota Efraim, dan anak Remalya ialah kepala Samaria. Jika kamu tidak percaya, sungguh, kamu tidak teguh jaya.”
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 24 September 2025
TUHAN melanjutkan firman-Nya kepada Ahas, kata-Nya:
“Mintalah suatu pertanda dari TUHAN, Allahmu, biarlah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah atau sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas.”
Tetapi Ahas menjawab: “Aku tidak mau meminta, aku tidak mau mencobai TUHAN.”
Lalu berkatalah nabi Yesaya: “Baiklah dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga?
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.
Ia akan makan dadih dan madu sampai ia tahu menolak yang jahat dan memilih yang baik,
sebab sebelum anak itu tahu menolak yang jahat dan memilih yang baik, maka negeri yang kedua rajanya engkau takuti akan ditinggalkan kosong.
TUHAN akan mendatangkan atasmu dan atas rakyatmu dan atas kaum keluargamu hari-hari seperti yang belum pernah datang sejak Efraim menjauhkan diri dari Yehuda — yakni raja Asyur.”
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 24 September 2025
Yesus memanggil kedua belas murid, memberi mereka tenaga dan kuasa. Meminta mereka mewartakan Kerajaan Allah dengan segala keterbatasan supaya mereka sadar
bahwa menjadi seorang pelayan hanya perlu mengandalkan Tuhan, bukan aneka fasilitas. Mereka juga diingatkan untuk siap menerima konsekuensi dari tugas perutusan itu, yaitu diterima atau ditolak.
Setiap perutusan yang kita terima di gereja terkadang kita terima dengan berbagai macam catatan. Apa pun catatannya, dari pengalaman beberapa orang yang terlibat dalam pelayanan, mereka menemukan sesuatu yang berbeda.
Pelayanan justru membuat mereka mempunyai waktu dan dimampukan. Tuhan ternyata memperlengkapi setiap orang yang diutus-Nya. Termasuk ketika mereka harus belajar mendengarkan suara umat yang terkadang memuji ataupun menuntut.
Melayani di gereja adalah bagian yang tak terpisahkan dari hidup kita: bukan kegiatan tambahan atau bonus yang kita berikan untuk gereja. Pelayanan adalah panggilan kemuridan dan tidak dapat dilepaskan dari identitas kita sebagai murid Kristus.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 24 September 2025
Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, mari kita menutup permenungan ini dengan penuh syukur. Yesus yang mengutus para murid juga mengutus kita untuk mewartakan Kerajaan Allah. Tugas ini memang tidak mudah, namun kita percaya bahwa Sang Guru selalu menyertai, meskipun terkadang ada penolakan dan kesulitan yang menghadang.
Agar renungan ini sungguh berakar, luangkanlah waktu setelah doa ini untuk mengingat satu pengalaman pelayanan yang paling berkesan. Tanyakan dalam hati, apa yang Tuhan ingin ajarkan melalui pengalaman itu. Dengan cara ini, Sabda tidak berhenti di telinga, tetapi meresap ke dalam hidup nyata.
Bapa yang penuh kasih, kami bersyukur karena Kau mempercayakan perutusan kepada kami yang lemah dan terbatas. Berikanlah keberanian untuk setia melayani meskipun ada penolakan, serta kerendahan hati untuk bersyukur ketika kami diterima. Jadikanlah kami murid-murid yang setia membawa terang-Mu ke mana pun kami diutus.
Semoga setiap langkah kami hari ini menjadi bentuk pelayanan yang tulus, baik di tengah keluarga, pekerjaan, maupun komunitas. Teguhkanlah hati kami agar tidak takut berkurban, melainkan menemukan sukacita dalam memberi. Dalam nama Kristus, Putra-Mu, kami menyerahkan doa dan harapan ini. Amin.
.
Ya Bapa, semoga kami mampu melayani umat yang Engkau percayakan kepada kami. Semoga melalui pelayanan sederhana yang kami lakukan, kami semakin bertumbuh di dalam kemuridan dan semakin terlibat dalam karya keselamatan-Mu. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 23 September 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





