Renungan Harian Hari Ini 26 September 2025, Bacaan Injil Lukas 9:18-22 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Hag. 2:1b-10; Mazmur: 43:1-4; R:5bc; PEKAN BIASA XXV (H) St.Kosmas dan Damianus; St.Siprianus; dan Sta.Yustina;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 26 September 2025
Pada tahun yang kedua zaman raja Darius,
dalam bulan yang ketujuh, pada tanggal dua puluh satu bulan itu, datanglah firman TUHAN dengan perantaraan nabi Hagai, bunyinya:
“Katakanlah kepada Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak, imam besar, dan kepada selebihnya dari bangsa itu, demikian:
Masih adakah di antara kamu yang telah melihat Rumah ini dalam kemegahannya semula? Dan bagaimanakah kamu lihat keadaannya sekarang? Bukankah keadaannya di matamu seperti tidak ada artinya?
Tetapi sekarang, kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah firman TUHAN; kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar; kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah firman TUHAN; bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN semesta alam,
sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kamu pada waktu kamu keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut!
Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat;
Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam.
Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.
Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam.”
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 26 September 2025
Berilah keadilan kepadaku, ya Allah, dan perjuangkanlah perkaraku terhadap kaum yang tidak saleh! Luputkanlah aku dari orang penipu dan orang curang!
Sebab Engkaulah Allah tempat pengungsianku. Mengapa Engkau membuang aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh?
Suruhlah terang-Mu dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun dan dibawa ke gunung-Mu yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu!
Maka aku dapat pergi ke mezbah Allah, menghadap Allah, yang adalah sukacitaku dan kegembiraanku, dan bersyukur kepada-Mu dengan kecapi, ya Allah, ya Allahku!
Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 26 September 2025
Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: “Kata orang banyak, siapakah Aku ini?”
Jawab mereka: “Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.”
Yesus bertanya kepada mereka: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” Jawab Petrus: “Mesias dari Allah.”
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun.
Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 26 September 2025
Celaka atas mahkota kemegahan pemabuk-pemabuk Efraim, atas bunga yang sudah mulai layu di perhiasan kepala mereka yang indah-indah — yaitu kota yang terletak tinggi di atas bukit, di atas lembah yang subur yang penuh peminum anggur yang sudah pening —
Sesungguhnya, pada Tuhan ada seorang yang kuat dan tegap, seorang yang seperti angin ribut disertai hujan batu, yakni badai yang membinasakan, seorang yang seperti angin ribut disertai air hujan yang hebat menghanyutkan; ia akan menghempaskan mereka ke tanah dengan kekerasan.
Mahkota kemegahan pemabuk-pemabuk Efraim itu akan diinjak-injak dengan kaki,
dan bunga yang sudah mulai layu di perhiasan kepala mereka yang indah-indah itu — yaitu kota yang terletak tinggi di atas bukit, di atas lembah yang subur — nasibnya akan seperti nasib buah ara yang masak duluan sebelum musim kemarau: baru saja dilihat orang terus dipetik dan ditelan.
Pada waktu itu TUHAN semesta alam akan menjadi mahkota kepermaian, dan perhiasan kepala yang indah-indah bagi sisa umat-Nya,
akan menjadi roh keadilan bagi orang yang duduk mengadili, dan menjadi roh kepahlawanan bagi orang yang memukul mundur peperangan ke arah pintu gerbang.
Sebab itu dengarlah firman TUHAN, hai orang-orang pencemooh, hai orang-orang yang memerintah rakyat yang ada di Yerusalem ini!
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 26 September 2025
Karena kamu telah berkata: “Kami telah mengikat perjanjian dengan maut, dan dengan dunia maut kami telah mengadakan persetujuan; biarpun cemeti berdesik-desik dengan kerasnya, kami tidak akan kena; sebab kami telah membuat bohong sebagai perlindungan kami, dan dalam dusta kami menyembunyikan diri,”
sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: “Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!
Dan Aku akan membuat keadilan menjadi tali pengukur, dan kebenaran menjadi tali sipat; hujan batu akan menyapu bersih perlindungan bohong, dan air lebat akan menghanyutkan persembunyian.”
Perjanjianmu dengan maut itu akan ditiadakan, dan persetujuanmu dengan dunia orang mati itu tidak akan tetap berlaku; apabila cemeti berdesik-desik dengan kerasnya, kamu akan hancur diinjak-injak.
Seberapa kali ia datang, ia akan menyeret kamu, sebab pagi demi pagi ia akan datang, pada waktu siang dan pada waktu malam; maka adalah semata-mata kengerian untuk mengerti firman yang didengar itu.
Sebab tempat tidur akan kurang panjang untuk dipakai membujurkan diri dan selimut akan kurang lebar untuk dipakai menyelubungi diri.
Sebab TUHAN akan bangkit seperti di gunung Perasim, Ia akan mengamuk seperti di lembah dekat Gibeon, untuk melakukan perbuatan-Nya — ganjil perbuatan-Nya itu; dan untuk mengerjakan pekerjaan-Nya — ajaib pekerjaan-Nya itu!
Oleh sebab itu, janganlah kamu mencemooh, supaya tali belenggumu jangan semakin keras, sebab kudengar tentang kebinasaan yang sudah pasti yang datang dari Tuhan ALLAH semesta alam atas seluruh negeri itu.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 26 September 2025
Pertanyaan Yesus kepada para murid tentang siapakah Dia mau menekankan bahwa tentu pandangan para murid, yang selama ini hidup dan mengikuti-Nya, akan lebih dari pengalaman banyak orang yang datang mendengar pengajaran dan menerima mukjizat-Nya.
Maka, jawaban para murid yang diwakili oleh Petrus menjadi jawaban yang tepat. “Engkau adalah Mesias dari Allah.”
Pengenalan kita akan seseorang semakin mendalam jika kita semakin dekat dan sering berjumpa serta bercengkerama dengannya. Namun, sering kali, semakin dekat dengan seseorang membuat kita malah semakin mengenal kelemahan dan kerapuhannya.
Tentu saja di satu sisi benar, tetapi di sisi lain tidaklah tepat. Semakin kita mengenal orang benar secara mendalam, kita akan mengenal pergumulannya. Kita juga akan mengenal bahwa pribadi tersebut adalah pribadi yang luar biasa dan mengagumkan.
Dalam relasi suami-istri dan relasi dalam keluarga, pengalaman kekaguman kepada pasangan dan anggota keluarga terkadang luntur karena “mereka tidak seperti yang kita harapkan” dan karena kita kurang ada waktu dan kurang berkomunikasi secara mendalam dengan mereka.
Semakin kita berbagi hati, perasaan dan pikiran, kita tentu akan semakin menemukan keindahan pribadi-pribadi yang diberikan Tuhan kepada kita. Mereka sungguh-sungguh anugerah terbaik Allah untuk kebaikan kita.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 26 September 2025
Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, mari kita menutup permenungan hari ini dengan membawa kembali pertanyaan Yesus: “Siapakah Aku ini?” Pertanyaan itu bukan hanya ditujukan kepada murid-murid-Nya, tetapi juga kepada kita semua. Kiranya kita pun berani menjawab dengan iman yang jujur, bukan sekadar kata-kata belaka.
Agar renungan ini sungguh mengendap, baiklah kita meluangkan waktu hening sejenak hari ini untuk merenungkan siapa Yesus dalam hidup kita. Catatlah dalam hati: apakah Dia sungguh menjadi pusat dan Mesias dalam keluarga, pekerjaan, serta relasi kita? Dengan begitu, firman tidak berhenti hanya di telinga.
Allah yang penuh kasih, kami bersyukur atas pengenalan yang Kau berikan melalui Putra-Mu, Yesus Kristus. Bimbinglah kami agar semakin hari semakin dekat dengan-Nya. Semoga kami mampu mengenal bukan hanya pengajaran-Nya, tetapi juga hati-Nya, sehingga hidup kami dituntun dalam kebenaran dan sukacita sejati.
Semoga setiap relasi yang kami bangun, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat, menjadi cermin dari kasih Kristus sendiri. Jadikanlah kami pribadi yang mampu mengagumi dan menghargai orang-orang terdekat kami sebagai anugerah-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan Penyelamat kami, kini dan sepanjang masa. Amin.
.
Ya Bapa, ajarilah kami untuk mampu melihat lebih mendalam dan jernih setiap pribadi yang dekat dengan kami, sebagai tanda kehadiran-Mu yang mengasihi dan memikirkan kebaikan hidup kami. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 25 September 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





