Renungan Harian Hari Ini 27 September 2025, Bacaan Injil Lukas 9:43b-45 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Za. 2:1-5. 10-11a; Mazmur: Yer 31:10-12b.13; R:10d; PEKAN BIÁSA XXV Pw St.Vinsensius a Paulo, Im (P);
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 September 2025
Aku melayangkan mataku dan melihat: tampak seorang yang memegang tali pengukur.
Lalu aku bertanya: “Ke manakah engkau ini pergi?” Maka ia menjawab aku: “Ke Yerusalem, untuk mengukurnya, untuk melihat berapa lebarnya dan panjangnya.”
Dan sementara malaikat yang berbicara dengan aku itu maju ke depan, majulah seorang malaikat lain mendekatinya,
yang diberi perintah: “Berlarilah, katakanlah kepada orang muda yang di sana itu, demikian: Yerusalem akan tetap tinggal seperti padang terbuka oleh karena banyaknya manusia dan hewan di dalamnya.
Dan Aku sendiri, demikianlah firman TUHAN, akan menjadi tembok berapi baginya di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya.”
Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan diam di tengah-tengahmu, demikianlah firman TUHAN;
dan banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada TUHAN pada waktu itu dan akan menjadi umat-Ku dan Aku akan diam di tengah-tengahmu.” Maka engkau akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 September 2025
Dengarlah firman TUHAN, hai bangsa-bangsa, beritahukanlah itu di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerakkan Israel akan mengumpulkannya kembali, dan menjaganya seperti gembala terhadap kawanan dombanya!
Sebab TUHAN telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya.
Mereka akan datang bersorak-sorak di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan TUHAN, karena gandum, anggur dan minyak, karena anak-anak kambing domba dan lembu sapi; hidup mereka akan seperti taman yang diairi baik-baik, mereka tidak akan kembali lagi merana.
Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 27 September 2025
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 September 2025
Firman TUHAN yang datang kepada Mikha, orang Moresyet, pada zaman Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda, yakni berkenaan dengan yang dilihatnya tentang Samaria dan Yerusalem.
Dengarlah, hai bangsa-bangsa sekalian! Perhatikanlah, hai bumi serta isinya! Biarlah Tuhan ALLAH menjadi saksi terhadap kamu, yakni Tuhan dari bait-Nya yang kudus.
Sebab sesungguhnya, TUHAN keluar dari tempat-Nya dan turun berjejak di atas bukit-bukit bumi.
Luluhlah gunung-gunung di bawah kaki-Nya, dan lembah-lembah terbelah seperti lilin di depan api, seperti air tercurah di penurunan.
Semuanya ini terjadi karena pelanggaran Yakub, dan karena dosa kaum Israel. Pelanggaran Yakub itu apa? Bukankah itu Samaria? Dosa kaum Yehuda itu apa? Bukankah itu Yerusalem?
Sebab itu Aku akan membuat Samaria menjadi timbunan puing di padang, menjadi tempat penanaman pohon anggur. Aku akan menggulingkan batu-batunya ke dalam lembah dan akan menyingkapkan dasar-dasarnya.
Segala patungnya akan diremukkan, segala upah sundalnya akan dibakar, dan segala berhalanya akan Kuhancurkan; sebab dari upah sundal dikumpulkan semuanya itu, dan akan kembali menjadi upah sundal.
Karena inilah aku hendak berkeluh kesah dan meratap, hendak berjalan dengan tidak berkasut dan telanjang, hendak melolong seperti serigala dan meraung seperti burung unta:
sebab lukanya tidak dapat sembuh, sudah menjalar ke Yehuda, sudah sampai ke pintu gerbang bangsaku, ke Yerusalem!
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 September 2025
Ini adalah yang kedua kali Yesus memberitakan kematian-Nya. Dalam Injil Lukas (9:22-27), pemberitaan pertama tidak mendapatkan tanggapan apa pun dari para murid. Dalam pemberitaan yang kedua ini, Lukas menjelaskan bahwa para murid tidak paham dan tidak berani bertanya.
Demikian juga ketika Yesus memberitakan untuk ketiga kalinya (bdk. Luk 1:31-34), mereka juga tidak mengerti.
Perkataan Tuhan dan rencana-Nya terkadang tidak mudah untuk dimengerti dan membutuhkan ketenangan untuk menangkapnya. Namun, yang lebih tidak mudah adalah ketika kita diam, tidak bertanya, dan berpikir sendiri sesuai dengan versi kita.
Mendengarkan orang berbicara mengenai penderitaan memang tidak mudah dan tidak enak. Kita kadang tidak mau atau tidak tahu harus bertanya apa karena kita membayangkan bahwa jawaban atas pertanyaan kita itu membuat mereka tersinggung atau membuat kita tidak nyaman.
Namun, bersikap diam dan menebak-nebak sendiri akan membawa kita pada persepsi yang keliru tentang orang dan mengubah cara kita berelasi.
Mendengarkan kisah penderitaan orang lain itu baik, tetapi lebih baik lagi adalah memahaminya dengan bertanya dan berempati. Mendengarkan dan memahami kisah penderitaan orang lain akan meringankan beban orang yang sedang menderita itu.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 27 September 2025
Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, mari kita menutup permenungan hari ini dengan membawa pulang pesan Injil: tidak semua rencana Tuhan mudah kita pahami. Namun, justru di situlah kita diajak untuk rendah hati, berani bertanya dalam doa, dan tetap setia berjalan dalam iman.
Agar renungan ini sungguh mengendap, baiklah kita melatih telinga hati untuk lebih peka. Sediakan waktu sejenak di malam hari, menuliskan apa yang belum kita pahami dari perjalanan hidup, lalu membawa semuanya ke hadapan Tuhan. Dengan cara itu, kita belajar untuk percaya lebih dari sekadar mengerti.
Bapa yang mahamurah, kami bersyukur atas firman yang mengingatkan kami untuk tidak tinggal diam dalam kebingungan. Bimbinglah hati kami agar selalu berani mencari, bertanya, dan membuka diri pada misteri kasih-Mu. Jadikanlah setiap ketidakpahaman sebagai pintu untuk semakin dekat kepada-Mu.
Kiranya hidup kami menjadi kesaksian iman yang tulus, bahkan dalam keterbatasan dan ketidakmengertian. Tolonglah kami agar mampu mendengar dengan empati, memahami dengan hati, dan menguatkan mereka yang sedang menanggung penderitaan. Demi Kristus, Tuhan dan Penebus kami, kini dan sepanjang masa. Amin.
.
Ya Bapa, semoga telinga kami peka untuk mendengarkan, serta hati kami mampu untuk memahami rintihan dan penderitaan sesama. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 26 September 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





