Renungan Harian Hari Ini 5 Oktober 2025, Pembacaan Injil Lukas 17:5-10 (baca Alkitab – klik disini)
Pembacaan I: Hab. 1:2-3; 2:2-4; Mazmur: 95:1-2.6-7.8-9; R:8; Pembacaan II: 2Tim. 1:6-8.13-14; O Pekan III PEKAN BIASA XXVII (H); B.Eugenius Bossilkoff; Sta.Anna Maria Gallo; B.Alberetus Marvalli; B.Raymundus dr Kapua;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian dan Injil 5 Oktober 2025
Berapa lama lagi, TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar, aku berseru kepada-Mu: “Penindasan!” tetapi tidak Kautolong?
Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi.
Lalu TUHAN menjawab aku, demikian: “Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya.
Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.
Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 5 Oktober 2025
Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita.
Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.
Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.
Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!
Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,
pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.
.
BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 5 Oktober 2025
Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus.
Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 5 Oktober 2025
Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: “Tambahkanlah iman kami!”
Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.”
“Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.
Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?
Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 5 Oktober 2025
Ucapan ilahi terhadap “lembah penglihatan”. Ada apa gerangan, maka semua pendudukmu naik ke sotoh-sotoh rumah,
hai kota yang bersorak riuh dan ribut gembira, hai negeri yang beria-ria? Orang-orangmu yang mati terbunuh bukanlah terbunuh oleh pedang, dan bukanlah gugur dalam peperangan.
Semua panglimamu sama-sama melarikan diri, mereka tertawan tanpa tembakan panah; semua orang-orang kuatmu sama-sama tertawan, biarpun mereka sudah lari jauh-jauh.
Sebab itu aku berkata: “Buanglah mukamu terhadap aku, biarkanlah aku menangis dalam kepahitan; janganlah mendesak aku, supaya aku terhibur mengenai kebinasaan puteri bangsaku.”
Sebab Tuhan, TUHAN semesta alam telah menentukan suatu hari: Ia akan menggemparkan, menginjak-injak dan mengacaukan orang: di “lembah penglihatan” tembok akan dirombak dan teriakan minta tolong sampai ke puncak gunung!
Elam telah memasang tabung panah, Aram datang dengan pasukan berkereta dan berkuda, dan Kir membuka sarung perisai.
Maka lembah-lembahmu yang paling indah penuh dengan kereta, dan pasukan berkuda berbaris di hadapan pintu gerbang,
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 5 Oktober 2025
dan Yehuda kehilangan perlindungan. Pada waktu itu engkau memandang kepada perlengkapan senjata di “Gedung Hutan”;
kamu melihat bahwa memang sudah banyak sekali retak-retak tembok kota Daud dan kamu mengumpulkan air kolam bawah;
kamu menghitung rumah-rumah di Yerusalem, dan kamu merobohkan rumah-rumah untuk meneguhkan tembok;
juga kamu membuat tempat pengumpulan air di antara kedua tembok itu untuk menampung air dari kolam yang lama; tetapi kamu tidak memandang kepada Dia yang membuatnya, dan tidak melihat kepada Dia yang telah sejak dahulu membentuknya.
Pada waktu itu Tuhan, TUHAN semesta alam menyuruh orang menangis dan meratap dengan menggundul kepala dan melilitkan kain kabung;
tetapi lihat, di tengah-tengah mereka ada kegirangan dan sukacita, membantai lembu dan menyembelih domba, makan daging dan minum anggur, sambil berseru: “Marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati!”
Tetapi TUHAN semesta alam menyatakan diri dan berfirman kepadaku: “Sungguh, kesalahanmu ini tidak akan diampuni, sampai kamu mati,” firman Tuhan, TUHAN semesta alam.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Injil 5 Oktober 2025
Menjadi utusan khusus merupakan tugas yang tidak mudah. la menyampaikan pesan dari siapa yang menugaskannya. Untuk itu, ia perlu membangun relasi yang dekat dengan pemberi tugas dan membekali diri dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan untuk perutusan.
“Tuhan, tambahkanlah iman kami.” Demikian permohonan para rasul kepada Yesus. Iman atau kepercayaan merupakan anugerah Tuhan kepada mereka yang membuka hati kepada pewartaan-Nya. Iman menunjukkan kedekatan hubungan para rasul dengan Yesus yang mengutus mereka untuk mewartakan Kerajaan Allah.
Yesus menjawab permintaan para rasul dengan mengatakan, “Sekiranya kamu memiliki iman sebesar biji sesawi, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Tercabutlah engkau dan tertanamlah di dalam laut dan pohon itu akan menuruti perintahmu.”
Tuhan menegaskan betapa mereka harus memelihara dan menumbuhkembangkan iman yang Dia anugerahkan kepada mereka. Karena dengan iman itulah para rasul akan mampu menjalankan tugas perutusan mewartakan Kerajaan Allah ke berbagai penjuru dunia.
Bahkan, ketika menghadapi situasi atau keadaan sulit sekali pun, iman mendorong mereka untuk yakin akan kuasa Tuhan yang berkarya. Bagaimana dengan kita?
.
Doa Renungan Harian dan Injil 5 Oktober 2025
Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan hati penuh syukur. Yesus mengingatkan bahwa iman, walaupun sekecil biji sesawi, mampu melakukan hal-hal besar. Semoga kita selalu memelihara iman yang telah ditanamkan dalam hati agar semakin kokoh dan bertumbuh dalam setiap langkah hidup.
Bapa yang penuh kasih, terima kasih atas anugerah iman yang telah Kau tanamkan dalam hati kami. Biarlah iman itu tumbuh subur dan menjadi kekuatan yang menggerakkan kami untuk setia mewartakan Kerajaan-Mu di tengah dunia, meskipun sering kali penuh tantangan.
Ketika kami merasa lemah, takut, atau ragu, berikanlah keberanian untuk tetap melangkah. Kami percaya, dengan iman yang murni dan tulus, setiap hal yang mustahil dapat Kau ubah menjadi mungkin, dan setiap kesulitan menjadi kesempatan untuk semakin berserah diri pada penyelenggaraan-Mu.
Doa kami juga tercurah bagi sesama yang sedang berjuang dalam imannya. Kuatkan hati mereka, agar tidak putus asa, tetapi terus bertumbuh dalam pengharapan. Semoga kami semua menjadi utusan-Mu yang rendah hati, rela melayani, dan tekun bersandar pada kuasa kasih-Mu. Amin.
.
Allah Yang Maha Baik, tambahkanlah iman kami dan mampukanlah kami menjadi pribadi yang layak menjadi pewarta kerajaan-Mu dalam dunia dewasa ini. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 Oktober 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





