Renungan Harian Hari Ini 3 September 2025, Bacaan Injil Lukas 4:38-44 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Kol. 1:1-8; Mazmur: 52:10.11; R:10b; PEKAN BIASA XXII Pw St.Gregorius Agung, Paus PujG (P);
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian dan Bacaan Injil 3 September 2025
Dari Paulus, rasul Kristus Yesus, oleh kehendak Allah, dan Timotius saudara kita,
kepada saudara-saudara yang kudus dan yang percaya dalam Kristus di Kolose. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, menyertai kamu.
Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu,
karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus,
oleh karena pengharapan, yang disediakan bagi kamu di sorga. Tentang pengharapan itu telah lebih dahulu kamu dengar dalam firman kebenaran, yaitu Injil,
yang sudah sampai kepada kamu. Injil itu berbuah dan berkembang di seluruh dunia, demikian juga di antara kamu sejak waktu kamu mendengarnya dan mengenal kasih karunia Allah dengan sebenarnya.
Semuanya itu telah kamu ketahui dari Epafras, kawan pelayan yang kami kasihi, yang bagi kamu adalah pelayan Kristus yang setia.
Dialah juga yang telah menyatakan kepada kami kasihmu dalam Roh.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 September 2025
Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan selamanya.
Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyhurkannya di depan orang-orang yang Kaukasihi!
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 3 September 2025
Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon. Adapun ibu mertua Simon demam keras dan mereka meminta kepada Yesus supaya menolong dia.
Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan penyakit itupun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka.
Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka.
Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: “Engkau adalah Anak Allah.” Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias.
Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mencari Dia, lalu menemukan-Nya dan berusaha menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka.
Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.”
Dan Ia memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 September 2025
Dengarlah firman ini, yang diucapkan TUHAN tentang kamu, hai orang Israel, tentang segenap kaum yang telah Kutuntun keluar dari tanah Mesir, bunyinya:
“Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi, sebab itu Aku akan menghukum kamu karena segala kesalahanmu.
Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?
Mengaumkah seekor singa di hutan, apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa?
Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat terhadapnya? Membingkaskah perangkap dari tanah, jika tidak ditangkapnya sesuatu?
Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan TUHAN tidak melakukannya?
Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.
Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?”
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 September 2025
Siarkanlah di dalam puri di Asyur dan di dalam puri di tanah Mesir serta katakan: “Berkumpullah di gunung-gunung dekat Samaria dan pandanglah kekacauan besar yang ada di tengah-tengahnya dan pemerasan yang ada di kota itu.”
“Mereka tidak tahu berbuat jujur,” demikianlah firman TUHAN, “mereka itu yang menimbun kekerasan dan aniaya di dalam purinya.”
Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: “Musuh akan ada di sekeliling negeri, kekuatanmu akan ditanggalkannya dari padamu, dan purimu akan dijarahi!”
Beginilah firman TUHAN: “Seperti seorang gembala melepaskan dari mulut singa dua tulang betis atau potongan telinga, demikianlah orang Israel yang diam di Samaria akan dilepaskan seperti sebagian dari katil dan seperti sepenggal dari kaki balai-balai.”
“Dengarlah, dan peringatkanlah kaum keturunan Yakub,” demikianlah firman Tuhan ALLAH, Allah semesta alam,
“bahwa pada waktu Aku menghukum Israel karena perbuatan-perbuatannya yang jahat, Aku akan melakukan hukuman kepada mezbah-mezbah Betel, sehingga tanduk-tanduk mezbah itu dipatahkan dan jatuh ke tanah.
Aku akan merobohkan balai musim dingin beserta balai musim panas; hancurlah rumah-rumah gading, dan habislah rumah-rumah gedang,” demikianlah firman TUHAN.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 September 2025
Kisah penyembuhan orang yang kerasukan setan di rumah ibadat dan penyembuhan mertua Simon dari sakit demam membawa pengharapan bagi banyak orang yang mengetahuinya. Maka, menjelang malam, banyak orang berbondong-bondong membawa orang sakit untuk mendapatkan kesembuhan.
Yesus menjawab kebutuhan mereka akan kesembuhan karena Dia adalah tabib dari segala tabib. Namun, la tidak berhenti dan diam di situ. la mengingatkan mereka bahwa di kota-kota lain juga Dia harus memberitakan Injil Kerajaan Allah.
Yesus tidak membiarkan diatur oleh kebutuhan orang akan kesembuhan fisik atau kesuksesan dalam karya penyembuhan. Dia setia pada misi yang diterima-Nya dari Bapa, yaitu memberitakan Injil Kerajaan Allah.
Dari peristiwa ini kita dapat belajar bahwa kadang kita mau menerima mukjizat Tuhan berupa kesembuhan dari sakit penyakit, tetapi kita tidak membiarkan hidup kita menjadi sarana bagi Tuhan untuk menyembuhkan orang lain.
Atau kadang kita menginginkan Tuhan hanya bekerja untuk kita dan memprioritaskan keluarga kita. Sakit dan sehat adalah pengalaman manusiawi yang perlu kita alami. Kesehatan yang kita terima adalah berkat yang harus kita syukuri; sakit dan penderitaan adalah juga kenyataan hidup yang harus kita terima sebagai tanda kerapuhan dan ketidakberdayaan kita.
Namun, dalam pengalaman sakit dan sehat itu, kita tetap percaya dan memuliakan Allah. Kesembuhan rohani dan iman kepada Allah lebih utama daripada pengalaman kesembuhan dari sakit. Allah-lah yang harus kita temukan dahulu, lebih dari kesehatan atau kesembuhan dari sakit penyakit.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 3 September 2025
Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan dengan doa syukur. Supaya sabda ini mengendap di hati, sempatkanlah beberapa saat untuk mengulang kembali pesan yang menyentuh batin kita hari ini. Dengan begitu, firman tidak hanya singgah di telinga, melainkan benar-benar tinggal dan memberi arah bagi langkah kita.
Ya Tuhan, kehidupan sering kali dipenuhi dengan harapan akan kesembuhan dan berkat, tetapi kami sadar iman sejati bukanlah hanya soal memperoleh mukjizat. Kami mohon agar hati kami tidak berhenti pada keinginan pribadi, melainkan terbuka untuk menjadi saluran kasih, menghadirkan penghiburan bagi sesama yang lemah, sakit, atau menderita.
Dalam setiap sakit maupun sehat, izinkan kami tetap memuliakan nama-Mu. Semoga hidup kami dipenuhi kerendahan hati untuk menerima keterbatasan diri, sembari tetap bersyukur atas setiap kebaikan yang Engkau anugerahkan. Tuntunlah langkah kami agar selalu mencari kesembuhan rohani yang sejati, bukan hanya kesembuhan jasmani yang fana.
Syukur yang tak henti kami panjatkan karena kasih dan kuasa yang menyelamatkan. Semoga iman kami semakin diteguhkan, sehingga mampu mengikuti teladan Yesus yang setia pada misi-Nya. Dengan penuh iman, kami tutup doa ini dalam nama Kristus, Sang Tabib Sejati, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.
.
Ya Bapa, limpahkanlah kesembuhan kepada kami yang sakit, yang merindukan mukjizat kesembuhan dari-Mu. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 2 September 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





