Renungan Harian Hari Ini 9 September 2025, Bacaan Injil Lukas 6:12-19 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Kol. 2:6-15; Mazmur: 145:1-2.8-11; R:9a; PEKAN BIASA XXIII (H); St.Petrus Klaver; B.Frederik Ozanam;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 September 2025
Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.
Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.
Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.
Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan,
dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.
Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa,
karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.
Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita,
dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:
Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 September 2025
Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.
Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 9 September 2025
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:
Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus,
Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,
Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.
Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.
Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan.
Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 September 2025
Kulihat Tuhan berdiri dekat mezbah, dan Ia berfirman: “Pukullah hulu tiang dengan keras, sehingga ambang-ambang bergoncang, dan runtuhkanlah itu ke atas kepala semua orang, dan sisa-sisa mereka akan Kubunuh dengan pedang; tidak seorangpun dari mereka akan dapat melarikan diri, dan tidak seorangpun dari mereka akan dapat meluputkan diri.
Sekalipun mereka menembus sampai ke dunia orang mati, tangan-Ku akan mengambil mereka dari sana; sekalipun mereka naik ke langit, Aku akan menurunkan mereka dari sana.
Dan sekalipun mereka bersembunyi di puncak gunung Karmel, Aku akan mengusut dan mengambil mereka dari sana; sekalipun mereka menyembunyikan diri terhadap mata-Ku di dasar laut, Aku akan memerintahkan ular untuk memagut mereka di sana.
Sekalipun mereka berjalan di depan musuhnya sebagai orang tawanan, Aku akan memerintahkan pedang untuk membunuh mereka di sana. Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kecelakaan dan bukan untuk keberuntungan mereka.”
Tuhan ALLAH semesta alamlah yang menyentuh bumi, sehingga bergoyang, dan semua penduduknya berkabung, dan seluruhnya naik seperti sungai Nil, dan surut seperti sungai Mesir;
yang mendirikan anjung-Nya di langit dan mendasarkan kubah-Nya di atas bumi; yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi?TUHAN itulah nama-Nya.
“Bukankah kamu sama seperti orang Etiopia bagi-Ku, hai orang Israel?” demikianlah firman TUHAN. “Bukankah Aku telah menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir, orang Filistin dari Kaftor, dan orang Aram dari Kir?
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 September 2025
Sesungguhnya, TUHAN Allah sudah mengamat-amati kerajaan yang berdosa ini: Aku akan memunahkannya dari muka bumi! Tetapi Aku tidak akan memunahkan keturunan Yakub sama sekali,” demikianlah firman TUHAN.
“Sebab sesungguhnya, Aku memberi perintah, dan Aku mengiraikan kaum Israel di antara segala bangsa, seperti orang mengiraikan ayak, dan sebiji batu kecilpun tidak akan jatuh ke tanah.
Oleh pedang akan mati terbunuh semua orang berdosa di antara umat-Ku yang mengatakan: Malapetaka itu tidak akan menyusul dan tidak akan mencapai kami.”
“Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala,
supaya mereka menguasai sisa-sisa bangsa Edom dan segala bangsa yang Kusebut milik-Ku,” demikianlah firman TUHAN yang melakukan hal ini.
“Sesungguhnya, waktu akan datang,” demikianlah firman TUHAN, “bahwa pembajak akan tepat menyusul penuai dan pengirik buah anggur penabur benih; gunung-gunung akan meniriskan anggur baru dan segala bukit akan kebanjiran.
Aku akan memulihkan kembali umat-Ku Israel: mereka akan membangun kota-kota yang licin tandas dan mendiaminya; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya; mereka akan membuat kebun-kebun buah-buahan dan makan buahnya.
Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman TUHAN, Allahmu.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 September 2025
Setelah berdoa semalam-malaman, Yesus, pada siang hari, memanggil murid-murid-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas yang disebut-Nya rasul. Panggilan menjadi murid dan penetapan rasul adalah sebuah anugerah yang berasal dari Tuhan sendiri.
Menjadi murid dalam tradisi rabini adalah tinggal bersama dan belajar dari cara hidup sang guru dalam menghayati hidup beragama. Menjadi murid berarti menjadi seperti gurunya dan membutuhkan “total comnitment”.
Lebih khusus, menjadi rasul (apostol): apo (jauh) – stello (diutus), orang-orang yang sungguh-sungguh mampu merepresentasikan Sang Guru. Menariknya, latar belakang dan karakter rasul-rasul Yesus sangat bervariasi. Itu berarti bahwa tidak ada “satu ragam” saja murid yang dapat menjadi tanda representasi kehadiran Yesus.
Kita dipanggil sebagai orang Kristen bukan untuk menjadi “fans” atau “orang Kristen biasa” penggembira Kristus. Menjadi orang Kristen adalah menjadi murid dan menjadi murid berarti menjadi “imitator”. Ini adalah dasar. Menjadi “apostol” adalah sebuah pilihan, anugerah, dan kepercayaan yang Tuhan berikan; bukan karena prestasi atau karier.
Segala bentuk pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita di gereja, ataupun dalam hidup religius bukanlah karier, melainkan anugerah. Namun, tidak jarang sebagian orang Kristen atau bahkan religius kecewa karena lengser atau diganti, atau tugasnya tidak berubah-ubah dari awal,
atau kecewa membandingkan kemampuan dirinya dengan temannya yang mendapat jabatan penting dalam Gereja atau komunitas, atau tanggung jawabnya semakin kecil atau ambisi kekuasaan, haus tanggung jawab, kekecewaan ini muncul karena orang merasa “berhak” dan “pantas”.
Di dalam tugas apa pun, kita tetap harus menghidupi panggilan dasar kita menjadi “imitator” dan “apostol” yang menghadirkan hidup Yesus di dalam cara hidup kekristenan kita.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 9 September 2025
Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang hening. Supaya sabda Tuhan sungguh mengendap dalam hidup, luangkan waktu sejenak untuk merenungkannya kembali sebelum beristirahat malam ini, dan usahakan menghadirkannya dalam sikap pelayanan serta kesetiaan setiap hari.
Tuhan, terima kasih atas anugerah panggilan yang Kau berikan kepada kami untuk menjadi murid dan rasul-Mu di dunia ini. Bimbinglah kami agar tidak hanya berhenti sebagai pengikut yang pasif, tetapi sungguh-sungguh menjadi saksi yang hidup bagi kasih dan kebenaran-Mu di tengah masyarakat.
Dalam kerendahan hati, kami mohon agar segala bentuk pelayanan yang dipercayakan kepada kami tidak dipandang sebagai prestasi atau karier, melainkan sebagai kesempatan untuk menghadirkan wajah-Mu. Singkirkanlah segala rasa iri, kecewa, dan ambisi pribadi yang dapat merusak kesetiaan kami.
Bantulah kami untuk tetap setia meski tanggung jawab yang kami emban tampak kecil dan sederhana. Semoga melalui tugas sehari-hari, baik di rumah, di lingkungan, maupun dalam Gereja, kami mampu menampilkan teladan Kristus, Sang Guru sejati, sehingga hidup kami benar-benar memuliakan nama-Mu. Amin.
.
Ya Bapa, semoga kami semakin akrab dan serupa dengan Yesus Putra-Mu dan menjadi rasul-Nya dalam hidup dan pekerjaan kami sehari-hari. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 September 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





